Sabtu

Berteman dengan mantan pacar?

Putus hubungan dari sebuah hubungan yang bermakna dalam adalah suatu pengalaman yang menyakitkan. Namun, mengubah kisah percintaan dari kisah romantis menjadi hubungan yang platonik (cinta yang bersifat persaudaraan) hanya bisa menambah rasa sakit di hati. Betul bukan? :-)

Seseorang yang baru putus dari kekasihnya yang masih dicintainya pastilah tidak mau benar-benar putus hubungan. Meluncurlah kata-kata "kita jadi teman saja, ya?" dari sang mantan pacar. Kata-kata tersebut diucapkan oleh seseorang yang siap untuk keluar dari sebuah hubungan romantis kepada pihak yang belum ingin hubungan tersebut berakhir.

Apakah pertemanan merupakan jawaban yang terbaik? Biasanya kata-kata tersebut diucapkan untuk melunakkan kata-kata putus dan dimaksudkan untuk menolong pihak yang diputuskan agar tidak terlalu berkabung atas putusnya tali percintaan mereka. Namun, apakah pertemanan ini penting?

Kalo menurut Michael Vincent Miller, PhD, pengarang Intimate Terorism seh katanya berduka cita atau menangisi berakhirnya hubungan adalah faktor penting untuk penyembuhan sakit hati loh! Ini penting karena jatuh cinta membawa seseorang masuk ke dalam sebuah wilayah yang penuh resiko. Dua orang yang jatuh cinta menempatkan dirinya ke dalam tangan pasangannya. Karena hal inilah, ketika putus hubungan, muncul rasa pahit yang ditinggalkan dan merasa sendiri.

Bersedih adalah proses berjalan untuk mengeluarkan "saya" dari "kita". Ini memberikan sebuah jalan untuk kembali mengumpulkan kepercayaan diri untuk kembali mandiri. Meski persahabatan setelah putus bisa memberikan kelegaan sementara, namun hal ini bisa menghambat sebuah jalan penyembuhan untuk kembali sendiri. Saya sendiri ketika diputuskan oleh pacar saya kala itu, tidak dapat menerima keadaan status persahabatan yang tadinya adalah status kekasih. Dalam waktu yang cukup lama (bagi saya), si Dia dan saya tidak lagi berhubungan. Di situasi inilah kemudian yang membuat saya dapat menerima kenyataan dari hubungan kami meski sampai sekarang saya tetap mencintai dia, tapi paling tidak saya telah bisa mengontrol perasaan saya akibat membiasakan diri tidak berhubungan dengan dia, dengan kata lain ketika anda pada situasi tidak dapat menerima keadaan dari yang tadinya pacaran dan sekarang berteman, cobalah untuk membiasakan diri untuk tidak memikirkan dia dan menghubungi dia dalam jangka waktu yang lama sampai Anda merasa bisa mengatasi perasaan cinta Anda. Percayalah, walau berat tapi ini memberi pengaruh yang signifikan terhadap Anda.

Semua manusia, dalam perkembangannya pasti akan merasakan sebuah kehilangan, dan perlu ditangisi. Diberbagai tahapan kehidupan, kita semua terdorong di luar keinginan dan kenyamanan kita untuk masuk ke dalam situasi baru. Misalnya, langkah pertama bayi menandakan akan mulai keluarnya ia dari zona nyamannya saat digendong. Seorang dewasa muda yang baru masuk kuliah dan harus kost di dekat kampusnya mungkin merasa senang akan kebebasan barunya, namun ia juga harus bisa menghadapi homesickness. Untuk semua rasa sedih itu, ada hal-hal yang baik yang dipelajari dan didapat. Kesedihan bisa dikatakan adalah rasa sakit untuk pertumbuhan manusia.

Semua kisah cinta akan berakhir, meski ada juga kisah yang bertahan seumur hidup. Ketika rasa kehilangan melanda, maka akan sulit untuk menemukan jalan keluarnya, atau bahkan bagaimana menanggungnya.

Bersedih mengajarkan kita menerima akhir dari rasa cinta, dan membantu kita memulai proses untuk menjadi diri sendiri kita lagi. Memang benar, diri yang sudah mengalami kesedihan tak akan sama seperti kita ketika masih berada dalam hubungan. Meski luka bisa sembuh, namun tetap akan meninggalkan bekas. Tetapi banyak hal yang bisa kita raih dari sekadar berhasil melewati rasa sakit putus hubungan. Ada pula kemungkinan untuk menjadi seseorang yang lebih baik saat Anda masih bersamanya. Sama seperti seni dan skill, satu-satunya cara untuk mempelajarinya adalah melalui praktik, suka atau tidak.
Tetapi apapun itu, nikmatilah hidup selagi mungkin. Berdoalah kepada Tuhan agar Ia menguatkan hatimu:-)

3 Comment (s):

Dwi Maihut mengatakan...

Gud..:-)

Dwi Maihut mengatakan...

Bagoes;-)

KirinMaiko mengatakan...

Tes tes

Posting Komentar

It's totally free for submitting comments :D
Fill the name with your ID or your Nickname! And do not put any link or your comment will reject.. (I hate spam)

Template by : Software and Symbian Mobile