Senin

Naruto Shippuuden 121

==================================================================================
NB : Untuk mendownload video Naruto Shippuuden 121, ambil link downloadnya DISINI
=====================================================================================

Kisame tampak habis bertarung melawan Roushi. Roushi roboh
Kisame : akhirnya kalah juga kau. Susah juga yah
*****
Itachi menunggu Kisame. Kisame datang.
Kisame datang dengan membawa Roushi yang dalam keadaan pingsan.
Itachi : Kau sudah kembali.
Kisame : Ya. Tapi membawanya tanpa membunuhnya, sudah juga yah.
Hujan turun.
Kisame : Wah. Mulai hujan.
Itachi : Kelihatannya akan badai.
Kisame : Mari berteduh dibawah pohon. Nanti dia jadi sakit.
Itachi : Leader menunggu kabar kita telah menangkapnya. Secepat mungkin. Fuin pada Sanbi dan Yonbi akan dilakukan secara berurutan.
Kisame : Kita bikin dia tunggu sebentar. Kalau ritual fuinnya sudah dimulai, waktu kita akan tersita.
Kisame membawa Roushi dengan Samehada.
Itachi : Kelihatannya dia hampir mati. Kau harusnya menangani orang tua lebih lembut sedikit.
Kisame : Kau enak saja bicara karena kau tak tahu dia. Jinchuuriki ini menggunakan Yoton no Jutsu dari Yonbi dan itu lumayan hebat. Kau tidak merasakan bertarung dengannya sih. Jadi kau tak tahu betapa beratnya aku menghadapinya. Tapi memang aku yang meminta untuk bertarung sendirian. Mau ku tangkapkan incaranmu itu setengah mati juga?
Itachi : Jangan terlalu bersemangat Kisame.
Kisame : Aku agak lelah. Kuharap kita segera menangkap semua Bijuu agar cepat selesai.
Itachi : Sabar sedikit. Akan butuh waktu.
Kisame : Masak sih? Kan tinggal sedikit lagi. Dan sudah diputuskan bahwa Kyuubi bakalan yang terakhir. Jika tidak nanti keseimbangan akan rusak. Dan patung fuin itu akan sia-sia. Begitu kata Leader. Dan lagi, semua jinchuuriki harus ditangkap hidup-hidup. Jadi kupikir, tangkap saja sekarang lalu kita kerangkeng saja.
Itachi : Hmmh. aku sih oke saja. Tapi ingat Deidara gagal. Jika dia akan di fuin belakangan, tak masalah jika kita menangkapnya belakangan.
Kisame melempar Roushi ke tanah.
Itachi : Lagipula, Akatsuki mulai dicurigai akhir-akhir ini. Jika kita tangkap jinchuuriki Kyuubi segera, Konoha akan makin menyusahkan kita.
Kisame : Heh. Kau pikir begitu?
Itachi : Konoha punya hubungan kuat dengan desa-desa lain. Jika mereka mulai bekerja sama, akan makin merepotkan kita. Akan lebih bijak jika kita urus Hachibi dulu dengan se-sunyi mungkin.
Kisame : Begitu yah. Kurasa kau benar juga.
Kisame terkejut
Itachi : Sepertinya ada panggilan.
Kisame : Apa kita ketahuan sedang santai begini?


Goa pertemuan Akatsuki

Kisame dan Itachi muncul dalam bentuk hologram. Beberapa Akatsuki telah ada disana.
Pain : Kalian terlambat.
Kisame : Kami baru saja selesai menangkap jinchuuriki saat kau memanggil. Kami ikat dia dengan baik agar tak kabur. Itulah mengapa kami lebih lama. Ngomong-ngomong, ada apa ya?
Pain : Aku ada berita penting untuk kalian. Aku ingin kalian tahu. Orochimaru telah terbunuh.
Kisame : Haha. Setelah 10 tahun meninggalkan kita. Kita bahkan kesulitan membunuhnya. Aku ingin sekali melihat bagaimana ia mati. Sebagaimana aku ingin sekali melihat bagaimana Zombie Combie mati.
Pain : Hidan dan Kakuzu itu teman kita. Jangan bicara seperti itu.
Kisame : Maaf, waktu itu mereka dihabisi oleh …
Zetsu Putih : Konoha
Zetsu Hitam : Tim yang ada Kakashi dan Jinchuuriki Kyuubi.
Tobi : Mereka kuat. Tim itu bahkan bisa memukul Deidara-san.
Deidara : Tobi! Bicara sekali lagi, maka kesabaranku akan habis. Hmmh.
Tobi : Sabarlah-sabarlah. Kau terlalu pemarah.
Deidara : Tobi! Kau…
Pain : Tenanglah Deidara. Tobi benar.
Deidara : Haha. Kena kau!
Pain : Tapi Tobi. Kau bicara terlalu banyak. Hormatilah senpai mu.
Tobi : Baiklah. Maaf!
Kisame : Kita seharusnya menangkap dua jinchuuriki lagi kan? Ngomong-ngomong, membunuh Orochimaru butuh keahlian yang hebat. Siapa yang membunuhnya?
Pain : Uchiha Sasuke.
Deidara : Seharusnya akulah yang membunuh Orochimaru. Hmmh.
Kisame : Hmh. Dia hebat. Seperti dirimu, Itachi.
Zetsu putih : Dia mengumpulkan orang-orang. Para ninja hebat.
Kisame : Apa maksudnya?
Pain : Kau mengenal baik mereka. Salah satunya adalah adik Houzuki dari Kiri Gakure.
Kisame : Maksudnya Suigetsu. Aku jadi terkenang.
Pain : Juga ada Tenbi no Juugo. Jadi bersiaplah, Itachi dan Kisame. Mereka mengincar kalian berdua. Kalian yang tak berkepentingan harap tak usah ganggu Uchiha Sasuke. Setelah mendapatkan informasi tentang Itachi dan Kisame, mereka akan mengejar Akatsuki.
Deidara : Kisame, Orang seperti apa dia? Suigetsu ini. Hmmh?
Kisame : 10 tahun yang lalu. Dia punya senyuman yang menggemaskan. Anak berbakat yang disebut-sebut sebagai penerus Zabuza.
*****
Tim Sasuke sedang istirahat
Karin : Kau ini anak air yang tersesat di daratan ya? Jangan terlalu sering istirahat dan minum air dong!
*****
Akatsuki masih terus bicara
Deidara : Hmmh. Kelihatannya dia menarik.
Tobi : Hey tunggu dulu. Jangan tinggalkan aku!
Pain : Tak usah pedulikan yang terjadi, Itachi, Kisame. Cepatlah ambil Yonbi. Kita akan fuin mereka berbarengan dengan Yonbi.
Itachi : Baiklah.
Itachi dan Kisame keluar dari pertemuan.
*****
Kisame : Wah. Kurasa kita tak bisa istirahat sebentar.
Itachi : Kita tak punya pilihan. Ayo cepat.
Kisame mengambil Roushi dan kembali berjalan bersama Itachi.


Konoha

Hokage : Kita mengincar anggota Akatsuki. Dengan begitu kita punya peluang bagus untuk mendekati Sasuke. Masuk akal juga. Uchiha Itachi. Apa yang harus kita lakukan?
Sasuke : Jika kita bisa mendapatkan satu saja anggota Akatsuki hidup-hidup, Ibiki-san bisa mengeluarkan informasi tentang Itachi.
Hokage : Aku sudah mengeluarkan perintah pada semua tim untuk menangkap anggota Akatsuki jika ada kesempatan. Lalu membawanya kesini.
Kakashi : (Tiba-tiba muncul) Tapi hal itu akan sangat sulit
Sakura : Kakashi-sensei
Kakashi : Kita tak akan membuat mereka bicara dengan mudah. Yang telah kita temui saja sudah terlalu berbahaya. Dan kita bahkan tak sanggup berpikir menangkap mereka hidup-hidup.
Naruto : Jadi kita harus bagaimana dong!
Kakashi : Sampai kita mendekati Itachi, kurasa kita tak punya pilihan lain selain sabar mencari.

Suigetsu : Aku tak tahan lagi. Ayo istirahat sebentar.
Karin : Kalau jalanmu seperti itu, kita tak akan sampai-sampai disana
Suigetsu : Maaf. Tapi aku beda denganmu, aku sangat butuh air.
Karin : Lebih baik kau menguap saja dasar hantu air.
Suigetsu : Kenapa tidak kau saja yang tersesat sana! Bukannya kau ada urusan di suatu tempat.
Karin : #$^%$!@#$&^!@#%
Sasuke : Kita sudah sampai.
*****
Kisame dan Itachi sudah membawa Roushi ke goa tempat Akatsuki. Sanbi sudah ada disana.
Kisame: Waw. Besar sekali.
Pain : Kalian datang juga. Baiklah. Kita akan mulai fuin nya. Dimulai dengan Sanbi.
Pain melakukan kuchiyose no jutsu dan memanggil Gedou Mazou. Patung aneh pun keluar dari tanah.
Pain : Baiklah. Semuanya berkumpul.
Satu persatu Akatsuki muncul.
Pain : Ayo mulai.
Sasuke tiba di reruntuhan kota.
Sasuke : Kita sampai.
Suigetsu : Tempatnya menakutkan sekali.
Sasuke : Ayo masuk.
Sasuke cs masuk dalam koridor.
Suigetsu : Persembunyian di reruntuhan tua begini. Aku baru tahu.
Sasuke : Ini tak ada hubungannya dengan Orochimaru.
Sasuke : Klan ku menggunakan tempat ini sebagai toko senjata. Kita akan bersiap dalam pertempuran.
Suigetsu : Jalannya mirip. Pasti mudah tersesat.
Karin, tapi bagiku ini tempat ini membuat sesak.
Seekor kucing menyela perkataan Karin
Denka : Maaf yah kalau menyesakkan.
Karin : Hah?
Sasuke : Sudah lama yah. Denka, Hina.
Denka : Sasuke-boy rupanya.
Hina : Ada apa kesini?
Sasuke : Senjata, obat-obatan dan banyak lagi. Kami bersiap akan bertempur.
Karin : Ini…
Suigetsu : Tanuki yang bisa bicara? Hey. Lucu sekali.
Suigetsu akan mengelus Denka. Denka akan menggigit. Suigetsu kaget.
Sasuke : Mereka adalah ninja. Jangan remehkan mereka. Ia bisa merobek dagingmu.
Suigetsu : Kau harusnya bilang dari tadi.
Hina : Apa kau bawa hadiah.
Sasuke : Ya. Ini dibotol ini
Hina segera menyambarnya.
Hina : Terimakasih.
Denka : Ayo ikut. Aku akan bawa kalian ke Neko Baa
*****
Sasuke : Aku berhutang padamu, Neko Baa
Neko : Sudah lama kita tak bertemu. Tapi kau sepertinya terburu-buru.
Sasuke : Yah. Ada hal penting yang harus ku lakukan.
Suigetsu mengelus kucing-kucing
Suigetsu : Kalian bukan ninja kan?
Juugo sedang diukur baju oleh
Tamaki : Yang ini kekecilan juga.
Juugo : Maaf
Neko : Jadi kau mau mencari Itachi ya? Aku kenal kalian sejak kalian anak-anak. Tapi tak pernah kubayangkan akan jadi begini akhirnya. Kalian berdua lah sisa dari klan Uchiha. Dan kini kalian akan bertarung sampai mati.
Sasuke menyerahkan sejumlah uang
Sasuke : Aku pergi. Ini ambillah. Terima kasih
Tamaki : Bachan, apa kita tak punya yang lebih besar lagi?
Neko : Coba cari di lemari sana.
Tamaki : Tidak ada yang cocok.
Neko : Kalau begitu pakai saja kain gorden. Aku kan tidak buka toko pakaian.
Tamaki : Bachan. Jangan bicara kasar. Mereka kan bayar.
Juugo mengambil kain gorden dan melilitkan ditubuhnya.
Juugo : Sudah bagus.


Konoha.

Jiraiya : Mengejar Itachi untuk mendekati Sasuke? Lalu setelah kita bertemu Itachi, bagaimana?
Kakashi : Tentang itu. Aku ada ide. Tapi aku minta waktu Hokage sebentar.

Naruto sedang berjalan sendiri. Tiba-tiba Jiraiya sudah ada disampingnya.
Jiraiya : Kau kelihatannya sedang sedih.
Naruto : Ero Sennin. Sedang apa disini?
Jiraiya : Sudah lama aku tak bertemu muridku. Jadi kupikir mungkin kita bisa makan bersama.
Naruto : Aku di traktir?
*****
Naruto dan Jiraiya di Ichiraku ramen
Naruto : Payah Kakashi-sensei. Padahal kita sudah mau berangkat.
Jiraiya : Sudahlah. Ada banyak yang harus dipersiapkan.
Naruto : Persiapkan apa?
Jiraiya : Satu tim pasukan kecil tak akan cukup.
Naruto : Apa maksudnya.
Jiraiya : Dengar. Jika Itachi kalah. Sasuke akan kehilangan tujuannya. Jadi kita tak punya pilihan selain membiarkan Itachi hidup. Dan itu akan membutuhkan kerjasama dengan lebih banyak ninja. Saat ini, Kakashi sedang berusaha mencari tambahan tim.
Naruto : Jadi begitu.
Jiraiya : Tapi yang akan kita hadapi adalah Itachi. Cara biasa tak akan bisa.
Naruto : Mungkin tidak. Tapi kita juga tak boleh menghindarinya kan?
Jiraiya : Lalu membawa Sasuke kembali? Kuyakin kau mengerti. Bahwa Sasuke telah tumbuh kuat hingga sanggup membunuh Orochimaru.
Naruto : Aku tahu itu. Tapi aku telah berjanji pada Sakura. Aku akan membawa Sasuke kembali. Dan aku tak akan mencabut kata-kataku.
Jiraiya teringat saat bersama Orochimaru
Jiraiya : Yang penting bagi shinobi adalah bukan dari berapa jumlah jutsu yang dikuasainya. Yang penting adalah “tak pernah menyerah”
*****
Naruto masih makan di Ichiraku ramen
Naruto : Keteguhan hati. Itulah jalan ninjaku.
Jiraiya : Kau memang masih saja bodoh.
Naruto : Mau bagaimana lagi. Lagi pula, aku adalah murid Ero Sennin.
Jiraiya : Wah. Aku terjebak bersama murid yang bodoh.
Naruto : Bodoh apa maksudnya?
Jiraiya : Itu dia kau bodoh.
Naruto : (Marah) kan kau yang bilang Ero Sennin. Kau juga tak bagus. Sudah tua tapi sangat mesum.
Jiraiya : Sudahlah. Ini makan
Jiraiya memberikan daging miliknya ke mangkuk Naruto. Kemarahan Naruto segera lenyap dan Naruto memakan daging itu.
Naruto : Daging babi Ichiraku memang paling enak.
*****
Sanbi sedang berdiam di depan Gedou Mazou. Roushi tergeletak di tanah.
Tobi : Wah. Mem-fuin Sanbi sangat melelahkan. Lalu setelah ini masih ada lagi. Wah. Capek deh.
Deidara : Yang mana yah? Hmmh.
Tobi : Permisi Senpai. Maksudnya “yang mana” apanya? Apa maksudmu?
Deidara : Menurutmu apa? Apakah kita akan memburu tim jinchuuriki yang dipimpin oleh Kakashi atau Uchiha Sasuke?
Tobi : Wah. Kita harusnya jangan berurusan dengan keduanya. Tugas kita kan sudah selesai. Lagi pula Sasuke bukan Bijuu.
Deidara : Kau becanda ya? Jinchuuriki Kyuubi berhutang padaku atas pukulannya padaku. Kakashi memutuskan tangan kananku. Hmmh. Dan juga uchiha Sasuke. Aku tak bisa memaafkannya karena membunuh Orochimaru yang telah kurencanakan akan membunuhnya.
Tobi : Kalau dia sudah punya keinginan, keras kepala sekali.
Deidara : Kamu bicara apa?
Tobi : Tidak koq!
Deidara : Hmmh. Ayo Tobi, kita pergi
Kisame : Wah. Wah. Deidara semangat sekali. Dia sekarang mengejar adik kecil mu. Apa kau baik-baik saja, Itachi-san ?
*****Sasuke cs berada di dekat reruntuhan kota. Mereka memakai jas hujan hitam.
Sasuke : Ayo berangkat.
*****
Shino, Hinata, Tsunade, Jiraiya, Kiba, Akamaru, Naruto, Sakura, Sai, Yamato dan Kakashi sedang berkumpul di gerbang Konoha. Kecuali para Sannin, mereka menggunakan jas hujan putih.
Hokage : Begitu. Kau memang serius ya.
Naruto : Bukankah kita harusnya bersama lebih banyak orang lagi.
Kakashi : Ini bukan masalah banyaknya orang. Untuk misi ini, kurasa dua tim sangat pas. Jika sasaran kita sangat sedikit, katakanlah satu atau dua, tiga tim atau lebih akan membuat kita mudah dideteksi. Juga sulit koordinasi. Dan akibatnya akan menyulitkan mobilitas kita.
Jiraiya : Menangkap musuh hidup-hidup membutuhkan jutsu yang kuat. Dalam koordinasikan tim, harus pandai memilih angotanya. Lebih bagus jika mereka terbiasa bekerja sama.
Hokage : Baiklah. Ini rencana terbaik.
Kakashi : Terima kasih. Kita akan berangkat, tapi aku kurang suka dengan cuacanya.
Naruto : Baiklah, ayo pergi.
Kiba : Hujan itu cocok untuk mendinginkan kepala orang yang terlalu bersemangat.
Hokage : Baiklah. Aku menugaskan misi untuk mencari dan menangkap Uchiha Itachi. Semuanya, harap ekstra hati-hati dan jalankan tugas kalian.
Semua : Baik.

0 Comment (s):

Poskan Komentar

It's totally free for submitting comments :D
Fill the name with your ID or your Nickname! And do not put any link or your comment will reject.. (I hate spam)

Template by : Software and Symbian Mobile