Kamis

GeoCities-ku yang malang

Waktu lagi surfing di internet saya menemukan artikel yang ditulis cetak tebal dan huruf besar-besar "GeoCities AKAN DITUTUP AKHIR TAHUN 2009". Awalnya saya cuekin aja nih artikel, pas saya sudah masuk di portal kompas.com baru saya teringat sesuatu. "Gaswat!! saya kan punya data-data disana, mampus dah..." Akhir saya balik lagi ke artikel tersebut, saya baca dengan seksama sambil H2C (harap harap cemas, hehehe..). Huuuffth, untunglah masih ada jalan menyelamatkan data-dataku..

Kalian tahu dengan GeoCities? Jangan pernah ngaku seorang netter atau sok berlagak netter kalau tidak kenal sama yang satu ini. Kenapa saya berani ngomong gini? Ya ealah, selain sudah beroperasi selama 15 tahun dan sangat popular di pertengahan 90an, GeoCities memiliki jutaan anggota (user) di seluruh dunia.

GeoCities adalah layanan web hosting gratis yang memiliki layanan memuaskan untuk ukuran gratisan. Dulu, 10 tahun lalu waktu Yahoo membeli GeoCities, situs ini merupakan situs bertrafik tertinggi ketiga lho setelah AOL dan Yahoo sendiri.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada GeoCities-ku yang malang? Sebagai anggota (user) dari GeoCities yang sudah merasakan dan menggunakan fitur-fiturnya, saya merasa GeoCities memang out of date alias ketinggalan zaman. Bagaimana tidak, sekarang ini era Web 2.0, yang memungkinkan user memasukkan aplikasi tambahan ke dalam situs mereka. Entah apa yang dipikirkan Yahoo sampai tidak mau meng-upgradenya, apalagi sekarang krisis finansial global suka tidak suka GeoCities kehilangan pengiklannya, hal ini jelaslah membuat GeoCities kalah dalam "seleksi alam", hihihi... ;-)

O ya, menurut saya syarat dan ketentuan baru dari GeoCities yang mengatakan bahwa konten yang diposting akan dimiliki GeoCities (sama dengan facebook) lah yang membuatnya ditinggal usernya sendiri secara besar-besaran. Bayangkan saja, konten yang udah cape-cape kita bikin dengan mengorbankan waktu dan pikiran, setelah diposting eh malah jadi milik orang laen (GeoCities), mana rela!!!!

Ada satu keputusan Yahoo yang membuat saya benar-benar pergi dari GeoCities, yaitu Yahoo membatasi transfer data bagi seluruh anggota GeoCities yang tujuannya agar kami para user (anggota) GeoCities upgrade ke layanan berbayar mereka. Saat itulah saya merasa "Oke, cukup. GeoCities tidak nyaman lagi seperti dulu, saya akan berhenti sekarang, data-data yang sudah terlanjur disimpan di GeoCities biarlah disitu, untuk selanjutnya saya akan pindah ke layanan lain". Sampai pada akhirnya saya mendengar GeoCities mau tutup seperti sekarang ini.

Kasihan kalau melihat user yang sudah termakan desakan Yahoo, mereka telah meng-upgrade situs Web-nya ke layanan Hosting Web berbasis langganan, padahal untuk itu user mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.. Untuk building tool dan customer support level premium harganya 144 USD atau kira-kira Rp. 1,2 juta, per 12 bulan!! Tapi untunglah Yahoo berbaik hati, Yahoo berjanji akan merilis lebih detil tentang kapan GeoCities akan ditutup (rencananya akhir tahun ini) dan memberi kesempatan kepada usernya untuk memindahkan data-data di dalam situs miliknya.

Kalian tahu tidak, sebagian besar menu yang saya buat pada blog saya ini sebagian besar saya simpan di GeoCities, termasuk gambar sonic yang disudut itu. Makanya saya seperti kebakaran jenggot waktu mendengar GeoCities ditutup. So, bagi kamu yang masih menyimpan banyak file penting atau mungkin kenang-kenangan indah kisah percintaan kamu di GeoCities (hehehe..) sebaiknya segera selamatkan sebelum menyesal di kemudian hari :-)

0 Comment (s):

Poskan Komentar

It's totally free for submitting comments :D
Fill the name with your ID or your Nickname! And do not put any link or your comment will reject.. (I hate spam)

Template by : Software and Symbian Mobile