Rabu

MOMOK FISDAS

Uuhhhhh... Bener-bener stres ne sama mata kuliah fisdas besok, entah apa yang mau saya isi saat UAS nanti, mana udah dekat lagi hari-H nya.. :-( Bayangkan saja, sejak awal semester 2 sampai mau akhir semester 2 ini hanya beberapa saja yang saya mengerti, itupun yang mudah-mudah seperti kombinasi kapasitor, menghitung muatan kapasitor dan beda potensial kapasitor yang kesemuanya ini udah dipelajari di SMP dan SMA dulu. Sewaktu UTS mata kuliah fisdas, saya sangat girang sekali mendapati 5 buah soal yang berhubungan dengan kapasitor pada lembar soal, udah gitu sifat ujiannya open book lagi, uhh senang rasanya.. Temen-temen laen pada "merapat" ke Ardi, ada yang ke Hapas, tapi saya pede aja ngerjakannya sendiri, toh saya yakin jawaban saya benar semua walaupun nilainya nanti belum mencapai standar, tapi dengan tidak cheating terang-terangan seperti yang dilakukan teman-teman lainnya, pastilah ada nilai lebih yang akan diberikan dosen kepada saya karena saya mengerjakannya sendiri (ngarep, hehehe..) Ealah, udah open book, nyontek lagi, idih gak bangett!! Jangan sampe!! Tapi ya itu tadi, selain soal-soal kapasitor, tidak ada yang mampu saya kerjakan walaupun udah ngubeg-ngubeg buku! Benar-benar tragis..

Kadang muncul pertanyaan dalam benak saya, koq bisa jadi mata kuliah fisdas amburadul gini? Apakah dosennya yang gagal atau kami mahasiswanya yang gagal? Untuk tahu apakah dosen berhasil atau gagal dalam mengajar mata kuliahnya bisa dilihat dari indikator jumlah mahasiswa yang mendapat nilai diatas standar pada mata kuliahnya (walaupun cuma satu mahasiswa), tapi ini tidak ada sama sekali, kami anak-anak tambang B tidak ada satupun yang mendapat nilai diatas standar pada mata kuliah fisdas, dengan kata lain TIDAK TUNTAS! Nah kalau sudah begini apakah kami sebagai mahasiswa yang bodoh, atau...? Jika memang kami yang agak miring tapi koq mata kuliah kimdas yang sama-sama rumitnya bisa saya dan beberapa teman lain pahami? Padahal kimdas boleh dibilang menguras otak karena dijejali rumus-rumus rumit..

Lalu, apa yang salah? Cara pendekatan dan penyampaian materi..? Yaakh, itulah yang saya rasa perlu dibenahi pak rahmad, kami semua memang memaklumi hal ini sebab pak rahmad adalah dosen muda, tapi juga kami yang benar-benar mau belajar tidak ingin tiap semester selalu begini! Kami menuntut pergantian dosen mata kuliah fisdas khusus untuk kelas tambang B kepada ketua Prodi kami, kami khawatir jika terus begini maka saat UAS nanti nilai kami bisa E semua seperti yang terjadi di teknik sipil semester satu lalu. Pak rahmad, saya yakin Anda memiliki kualitas, jika tidak mana mungkin UNSRI mewisuda Anda, tapi mengajar butuh lebih dari sekedar menyampaikan materi. Kami semua sangat mendukung bapak, kami mengharapkan ada inovasi dalam cara pengajaran bapak kedepan;-)
Hidup punya pak Rahmad!! eh salah, Hidup pak Rahmad!! Hihihi.. ;) Smangaadh!!! Jaya UMB!:)

0 Comment (s):

Poskan Komentar

It's totally free for submitting comments :D
Fill the name with your ID or your Nickname! And do not put any link or your comment will reject.. (I hate spam)

Template by : Software and Symbian Mobile